Tiris, 6 Februari 2025 – SMP Negeri 1 Tiris terus menanamkan nilai-nilai religius kepada seluruh warga sekolah dengan membiasakan sholat berjamaah. Setiap hari, para siswa melaksanakan sholat Duha, Duhur, dan Ashar di kelas masing-masing, kecuali kelas 8D yang melaksanakan di musolla karena mereka menempati Ruang Perpustakaan akibat keterbatasan ruang kelas di sekolah ini.
Dalam pelaksanaan sholat berjamaah, wali kelas yang berjenis kelamin perempuan didampingi oleh guru atau tenaga kependidikan laki-laki sebagai imam. Namun, karena keterbatasan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan laki-laki, beberapa kelas diimami oleh siswa sendiri. Hal ini tidak menyurutkan semangat mereka dalam menjalankan ibadah, justru menjadi kesempatan bagi siswa untuk melatih kepemimpinan dan tanggung jawab dalam ibadah.
Meski dengan keterbatasan fasilitas, semangat para siswa dalam melaksanakan sholat berjamaah tetap tinggi. Mereka dengan disiplin menjalankan ibadah ini sebagai bagian dari pembiasaan positif di lingkungan sekolah. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga membentuk karakter siswa dalam berbagai aspek, seperti disiplin waktu, saling menghormati, patuh dan taat, menjaga kebersihan, serta membiasakan hidup suci dan bersih.
Seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di SMP Negeri 1 Tiris turut serta dalam pelaksanaan sholat berjamaah. Keterlibatan mereka memberikan contoh nyata kepada para siswa bahwa ibadah merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pembiasaan ini, diharapkan nilai-nilai religius semakin tertanam dalam diri siswa sehingga mereka dapat menerapkannya dalam kehidupan di luar sekolah.
Plt. Kepala SMP Negeri 1 Tiris, Bapak Tri Cahyono, S.Pd. menyampaikan apresiasinya atas semangat dan kekompakan seluruh warga sekolah dalam menjalankan ibadah. “Kami sangat bersyukur melihat antusiasme para siswa dalam melaksanakan sholat berjamaah. Ini bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sarana untuk membangun karakter yang kuat dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan sholat berjamaah secara rutin, SMP Negeri 1 Tiris menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan spiritualitas siswa.
Tiris, Probolinggo - Dalam rangka menyambut era digitalisasi ijazah, SMP Negeri dan Swasta se-kecamatan Tiris menggelar kegiatan crosscheck data siswa kelas 7, 8, dan 9 pada Rabu (5/1/2025). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini diikuti oleh 19 satuan pendidikan tingkat SMP di Kecamatan Tiris, terdiri dari 3 sekolah negeri dan 16 sekolah swasta.
Bapak Arif Hermawan C.M., S.Pd., selaku pengawas sekolah, memimpin langsung kegiatan ini. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya validitas data siswa mengingat penerapan e-ijazah di masa depan.
"Data siswa harus valid dan akurat. E-ijazah menuntut ketepatan data, karena akan terintegrasi secara nasional," tegas Bapak Arif.
Beliau juga memaparkan gambaran e-ijazah, potensi kesalahan data, serta alur perbaikan data yang keliru atau kosong.
Uniknya, proses crosscheck ini dilakukan secara silang. Sekolah negeri memeriksa data siswa sekolah swasta, begitu pula sebaliknya. Hasil crosscheck kemudian direkap dalam lembar khusus yang telah disiapkan, dilengkapi dengan pakta integritas dari masing-masing lembaga.
Kegiatan ini merupakan langkah proaktif SMP Negeri dan Swasta se-kecamatan Tiris dalam menyongsong era digitalisasi pendidikan. Validitas data siswa menjadi krusial, tidak hanya untuk e-ijazah, tetapi juga untuk berbagai keperluan administrasi dan pelaporan pendidikan lainnya.